15 Dosen Unnes Belajar ke Taiwan

Kamis, 13 Desember 2012 | 16:32 WIB


15 Dosen Unnes Belajar ke Taiwan
SIHONO/HUMAS

Sebanyak 15 dosen dengan jenjang S2 di Universitas Negeri Semarang (Unnes) belajar ke Taiwan untuk mengikuti Program Degree Bridging dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti).

Pelepasan oleh Rektor Prof Sudijono Sastroatmojo didampingi Pembantu Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama Prof Fathur Rokhman, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Harry Pramono MSi, dan Dekan FT Muhammad Harlanu MPd Kamis (13/12) di rektorat kampus Sekaran.

Mereka adalah dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Fajar Awang Irawan MPd, Priyanto MPd, Arum Siwiendrayanti Mkes, Dina Nur Anggraini SKM, Aris Mulyono MPd, Sri Sumartiningsih Mkes, dan Widya HC Mkes.

Sedangkan dari Fakultas Teknik (FT) adalah Catur Rini Widiastuti MT, Aryo Baskoro Utomo MT, Riana Defi Mahadji Putri MT, Agung Budi Wirawan MT, Donny Hidayat Al-Jannan MT, Wahyudi Meng, Puji Astuti MPd, dan Karuniadi Satrijo Utomo MT.

Mereka akan belajar selama 3 bulan mulai tanggal 14 Desember 2012 sampai dengan 14 Maret 2013 di berbagai perguruan tinggi di Taiwan. Program Degree Bridging ini adalah program yang dipersiapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) untuk menjembatani dosen vokasi dan dosen olahraga agar memiliki akses yang luas untuk studi lanjut, kata Rektor Unnes.

“Semangatnya ini adalah belajar untuk mempersiapkan diri ke jenjang yang lebih tinggi maka belajarlah di sana dengan sungguh-sungguh supaya sukses ini adalah bentuk wujud syukur,” kata Prof Sudijono.

Rektor Unnes juga mengemukakan kekuatan adalah amanah. Kekuatan atau kemampuan mengemban amanah bukan pada kuantitas (banyak dan sedikit) amanah yang diemban, melainkan pada kualitas diri kita dalam mengemban amanah. Kekuatan itu antara lain kekuatan hati, akal, dan fisik.

‘’Aja rumangsa bisa, nanging bisaa rumongsa yen ora bisa apa-apa. Maksudnya, janganlah merasa bisa, tetapi jadilah orang yang merasa tidak bisa apa-apa. Maka bersyukurlah,” kata Rektor.

Prof Sudijono juga mengatakan, jika dari awal niatnya belajar, maka jika sampai negara tujuan seraplah ilmu semaksimal mungkin dan terapkan ilmu itu di kampus konservasi ini. “Ini adalah bentuk wujud syukur,” katanya.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 4.626 kali
EDITOR : Sihono

14 komentar pada “15 Dosen Unnes Belajar ke Taiwan

  1. Selamat untuk bapak dan ibu dosen, kami yang muda2 harus berusaha untuk melanjutkan kebanggaan ini….
    Untuk pak aris (PJKR FIK), please pray for me and i can to follow your succesfully… amin ya Rabb…^_^

  2. Selamat buat rekan2 dosen di FT dan FIK, tuntutlah ilmu hingga negeri China-Taiwan….. Khusus untuk Pak Wahyudi dan Pak Dony, semoga setelah pulang nanti membawa perubahan di tek mesin dan dapat membagikan ilmunya pada teman2 jurusan. Sekali lagi selamat semoga sehat wal afiat selama studi hingga pulang nanti. Amin.

  3. congrats for our lecturer especially for sport science lecturer “mr awang n mrs titin”
    we become motivated after knowing you are now. ^^

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *