15 -17 Januari, Pameran Seni Barong Kota Wali

Senin, 6 Januari 2014 | 15:37 WIB


Seni Lukis sebagai buah karya langka, yang melukiskan gambaran seni barong kota wali Kabupaten Demak, layak menjadi tontonan, sekaligus tuntunan akan kisah-kisah manusia dalam mengarungi kehidupan sekaligus nguri-nguri budaya Jawa.

Pameran seni lukis itu, dapat dinikmati pada pameran Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes), akan digelar Rabu – Jumat, 15 – 17 Januari 2014 di Rektorat lantai 1 kampus Sekaran, pukul 10.00.

Syaefudin, mahasiswa seni rupa itu, mencoba menampilkan karya lukisannya dengan mengusung tema “Dimensi Sakral Seni Barong Kota Wali”.

Ia mengatakan, di Kabupaten Demak ada sekitar puluhan paguyuban seni barong yang saat ini masih nguri-nguri kesenian langka itu. “Kalau bukan kaum muda yang nguri-nguri budaya itu, siapa lagi?,” ujarnya.

Syaefudin juga menyampaikan seni barong yang ada di Kabupaten Demak itu, biasanya ditampilkan saat suronan, gebreg kesunanan idul adha, dan sedekah bumi. Yang khas dari seni barong di Demak ini, barongnya dua kepala berkepala singa, burung merak dan ada badannya, tetapi tidak berambut.


DIUNGGAH : Rohmawati Dibaca : 859 kali
EDITOR : Rohmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X