10 Mahasiswa Thailand Ikuti Program IEPIS di Unnes

Senin, 8 Oktober 2012 | 13:38 WIB


10 Mahasiswa Thailand Ikuti Program IEPIS di Unnes
AGESTIA PUTRI NUSANTARI/HUMAS

Sepuluh mahasiswa dari Universitas Naresuan Thailand segera mengikuti program Intensive English Program for International Student (IEPIS) 2012 di Universtias Negeri Semarang (Unnes). IEPS merupakan program kursus singkat selama satu bulan yang dirancang untuk mahasiswa asing guna meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara signifikan.

Kegiatan ini dilakukan selama sebulan  mulai 8 Oktober 2012 dan akan berakhir 2 November 2012. Para instruktur kegiatan ini merupakan gabungan pengajar International Office dan pengajar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes.

Pembukaan kegiatan diadakan di gedung Rektorat Unnes Kampus Sekaran Gunungpati, Senin (8/10). Acara yang turut mengundang mahasiswa asing yang mengikuti program darmasiswa di Unnes itu juga dihadiri para dekan dan kepala biro.

Ke-10 mahasiswa Thailand itu berasal dari berbagai jurusan, di antaranya Tanachat Pojaroensakunwong (Hukum), Prapaporn Sutthi (Hukum), Patima Sangkhaphorn (Sastra), Pawinachat Aiam-am (Sastra), Panit Saksripanit (Internasional), Kittisak Phetrungnapha (Sains), Sirinya Nuan-anong (Farmasi), Adirek Buakam (Teknik), Siriphon Saenteam (Pendidikan), dan Surachet Thasamed (Kesehatan Masyarakat).

World Class University

Pembantu Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama Prof Fathur Rokhman memberikan sambutan sekaligus menerima secara resmi mahasiswa Thailand sebagai warga Unnes. “Kegiatan ini dapat terlaksana sebagai wujud nota kesepahaman antara Unnes dan Universitas Naresuan,” terangnya.

IEPIS dinilai sangat bermanfaat untuk melatih mahasiswa asing dalam penggunaan bahasa Inggris. “Situasi ketika peserta dijauhkan dari lingkungan sehari-hari akan membuat mereka mau tak mau harus menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi,” tambah Prof Fathur.

Dikemukakan pula, program ini merupakan salah satu bagian dari usaha Unnes untuk menjadi world class university. Salah satu cirinya terjadi mobilitas staf dan mahasiswa dari dan ke luar negeri. Dari waktu ke waktu hal inilah yang akan dilakukan Unnes melalui kegiatan pengembangan dan kerja sama.

“Dengan usaha yang konsisten, world class university merupakan target realistis yang dapat diraih Unnes,” tandasnya.


DIUNGGAH : Agestia Putri Nusantari Dibaca : 1.968 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *